Minggu, 04 Desember 2016

Penyebab Hasil Imbang El Clasico Barcelona Vs Real Madrid


Agen Poker - 2016/2017 musim pertama El Clasico antara Barcelona dan Real Madrid berakhir antiklimaks. Kedua tim berbagi angka satu poin setelah bermain imbang 1-1. Sergio Ramos mencetak gol di menit ke-90 menyelamatkan Madrid dari kekalahan untuk Barca unggul lebih dulu melalui Luis Suarez mencetak gol di menit ke-53.

 agen poker


Namun, permainan keseluruhan sebenarnya bisa dibilang kurang menarik. Tujuan baru di babak kedua. Selain dua gol juga diciptakan dari skema bola mati, atau lebih tepatnya eksekusi tendangan bebas yang disambut sundulan.

Barcelona dan Real Madrid cukup sulit untuk menciptakan peluang di pertandingan ini, terutama di babak pertama. Tapi di babak kedua menjadi lebih menarik setelah pelatih kedua, Luis Enrique dan Zinedine Zidane untuk membuat perubahan.

Di lineup, Barcelona tidak menurunkan kapten Andres Iniesta dari menit pertama. Sebaliknya, ada Ivan Rakitic disertai dengan Andre Gomes di lini tengah. pembentukan Enrique 4-3-3 masih dipraktekkan di laga ini.

Sementara itu Real Madrid harus bermain tanpa Gareth Bale karena cedera mengisinya dengan Lucas Vazquez. Casemiro yang telah pulih dari cedera bermain di pertengahan babak kedua. Gelandang dihuni oleh Mateo Kovacic, Luka Modric dan Isco Alarcon.

Barca Kurangnya Kreativitas di Jalur Tengah

Dalam penguasaan bola, Barcelona lebih unggul Real Madrid. Sepanjang permainan, Barcelona memainkan bola lebih sering daripada Real Madrid. Pada akhir pertandingan, Barcelona unggul penguasaan bola 55% berbanding 45%.

Tetapi jika berbicara kesempatan, Real Madrid adalah serangan balik yang lebih sering mengancam pertahanan Barcelona dalam pertandingan ini. Dalam 45 menit pertama, ketika Real Madrid berhasil meluncurkan tujuh tembakan, Barca hanya mencetak empat tembakan.

Agen Domino - Meskipun Real Madrid lini tengah sering ceroboh dalam laga ini. Barcelona juga sering mengeksploitasi kerentanan dalam trio lini tengah Real Madrid untuk menciptakan peluang. Tapi kurangnya kreativitas, meskipun Rakitic dan Gomes, membuat trio MSN (Lionel Messi-Neymar-Luis Suarez) tidak mendapatkan cukup kesempatan terbuka.

Perubahan baru terjadi setelah memasukkan Enrique Iniesta (menggantikan Rakitic) di menit ke-60. Barcelona adalah serangan tengah lebih berbahaya. Celah-celah di lini tengah Real Madrid sehingga dimanfaatkan Barcelona setelah masuk Iniesta.

Real Madrid lini tengah terlihat tidak bermain sebagai sebuah unit ketika bertahan. Dalam situasi di atas, misalnya. Dalam gambar di Luka Modric mencoba mencuri bola dari Sergio Busquets, tapi pemain lain tidak menjaga daerah belakang Modric yang Andre Gomes menguasai bola dan menciptakan peluang bagi Barcelona. Pada gambar di bawah ini, giliran Casemiro (menggantikan Isco) bekerja sendiri ketika ia hendak merangsek Busquets, Modric dan Kovacic tidak mengantisipasi Gomes yang menerima bola.

Kehadiran Iniesta dirasakan dengan umpan bahaya yang ia ciptakan. Di babak pertama, hanya tiga tombol pakan dilepaskan Barcelona. Tapi di babak kedua, ada lima umpan kunci dengan Iniesta menyumbang dua umpan kunci, bukan sebagai Rakitic yang gagal untuk membuat kunci umpan di pertandingan ini.

Hanya setelah masuk Iniesta, Barca lini depan sering disia-siakan. Messi dan Neymar, misalnya, mendapatkan peluang terbuka. Tapi ketinggalan titik eksekusi. Umpan matang Iniesta yang terbuang di laga ini.

Umpan-umpan Silang New Real Madrid Sergio Ramos Bisa Dimanfaatkan



Agen Poker Online - Tidak adanya Gareth Bale dalam game ini hanya terasa untuk Real Madrid garis serangan. Real Madrid serangan balik cenderung menggunakan sisi kiri, dengan Marcelo dan Cristiano Ronaldo. Di sisi kanan lebih berbahaya ketika Dani Carvajal membantu Lucas Vazquez.

Ronaldo juga terlihat berjuang sendirian dalam laga ini. Dia harus menunjukkan tindakan individu untuk menaklukkan pertahanan Barcelona. Dalam situasi yang handal serangan balik Real Madrid, Real Madrid baris kedua tidak melayani sebagai penyelesaian akhir.

Situasi di atas menggambarkan tiga pemain dari Real Madrid harus menghadapi Barcelona empat pemain. Belum lagi Modric an dan Benzema mendekati bola atau memasuki kotak penalti. Tidak heran Ronaldo akan disergap oleh dua pemain (Rakitic mendekati Pique), melepaskan tembakan yang didorong pergi oleh Marc-Andre Ter Stegen.

Dari gambar di atas juga terlihat Vazquez terlambat untuk mengikuti dengan Ronaldo dan Benzema saat serangan balik. Dan jika ada Bale ada, striker Wales akan memberikan pilihan yang ideal untuk menerima bola atau mengganggu menjaga lawan.

Ronaldo mengatakan cukup kesulitan di laga ini tidak berlebihan. Selain Vazquez, Benzema dibuat tak berdaya oleh pertahanan Barcelona. Sampai menit ke-77, sebelum digantikan Marcos Asensio, striker Prancis hanya mencetak satu tembakan. Meskipun Marcelo Vazquez dan sering memberikan umpan matang untuk pemain yang berada di kotak penalti.

Salib memang diupayakan untuk menjadi cara Real Madrid mencetak gol. Meskipun ada Gerard Pique membela Barca, tetapi karena rekannya, Javier Mascherano, sering kehilangan duel udara maka mereka meningkatkan peluang Real Madrid dalam mencetak gol.

Sampai menit ke-80, Real Madrid tercatat melepaskan 25 umpan silang. Pada akhir pertandingan, total 31 lintas merilis skuad berjuluk Los Galacticos. Skema ini dilakukan oleh Barcelona yang hanya melepaskan 12 umpan silang saja.

Benzema Pergantian oleh Marcos Asensio membuat Ronaldo pindah sebagai pusat maju di 15 menit terakhir pertandingan. Strategi mulai menyeberang terhubung. Ronaldo hampir menaklukkan Ter Stegen setelah menerima umpan silang dari Marcelo. Namun, sundulannya diblokir Alba.

Tujuannya lama ditunggu-tunggu Real Madrid baru saja datang di menit ke-3 injury time. Situasi tujuannya adalah sama dengan Suarez mencetak gol untuk Real Madrid. Jika Suarez tendangan bebas Neymar, Sergio Ramos tendangan bebas Modric.

Zidane rupanya sadar bahwa pertahanan Barcelona hanya bisa ditaklukkan melalui udara dengan terus mengirim umpan silang sejak babak pertama. Namun, Benzema yang tampil memimpin kurang mengesankan bahwa salib terbuang.

Kesimpulan

Agen Domino Online - Skor 1-1 tidak membuat senang kedua tim. Kedua belah pihak mengklaim bahwa kesebelasannya adalah orang yang pantas menang. Untuk Barca, mereka menyia-nyiakan banyak peluang setelah masuk Iniesta. Sementara Real Madrid tergagalkan oleh garis serangan juga menjadi tumpul.

Real Madrid jadi berlubang di lini tengah, tetapi tidak dapat dimanfaatkan Barcelona di pertandingan ini. Sementara Barcelona cukup rentan dalam pertemuan udara di mulut gawang, yang kemudian menggunakan Ramos.

Skor 1-1, meskipun tidak bahagia kedua tim, sebenarnya cukup hasil yang adil bagi kedua tim. Barcelona jelas merugikan karena hasil imbang ini membuat jarak mereka dengan Real Madrid yang berada di puncak klasemen La Liga tetap berselisih dua kemenangan alias enam poin.