Senin, 12 Desember 2016

Mengapa Harus Istana Presiden Yang Dibom Dan Kenapa Harus Wanita Yang Menjadi Eksekutor


Agen Poker - Darurat dan alasan taktis yang diduga teroris diyakini membuat plot melibatkan calon pembom bunuh diri perempuan untuk menyerang objek vital yang awalnya disebut Istana Kepresidenan, menurut analisis dari pengamat.

 agen poker


DYN, perempuan kelahiran tahun 1989, adalah calon pembom bunuh diri yang telah ditangkap di Bekasi, Jawa Barat, oleh elit anti teror Mabes Polri, Densus 88, Sabtu (10/12), kata polisi.

Perempuan kelahiran Cirebon ditangkap bersama dua orang lainnya di dua tempat terpisah di Bekasi, sementara yang lain dijemput di Karanganyar, Jawa Tengah.

Temuan sementara polisi menempatkan rencana mereka untuk melakukan serangan bunuh diri bom ke obyek vital, yang awalnya disebut Istana Kepresidenan, dengan pergantian jam tangan dari pengawal presiden (Paspampres).

Tapi kemudian, polisi mengumumkan bahwa berita tentang rencana serangan terhadap Istana Presiden 'masih dieksplorasi' karena 'jawaban tersangka masih berubah-ubah.

Polisi mengatakan mereka diduga bagian dari kelompok Bahrun Naim, dugaan frontman ISIS Indonesia sekarang di Suriah.

Analis terorisme Sidney Jones mengatakan kelompok yang menamakan dirinya Negara Islam atau ISIS awalnya melarang keterlibatan perempuan sebagai kombatan atau Mujahidah karena alasan tertentu. Namun menurutnya, larangan tersebut telah dihapus sejak terakhir Juli 2016.

"Tapi dengan perang dan keadaan darurat, tampaknya larangan telah dihapus. Awalnya izin ada suami, jika itu adalah suami dan istri, atau dari yang tidak terkait, saya pikir mereka diberi lampu hijau," kata Sidney Jones Minggu (11/12) sore.

Agen Domino - Keterlibatan perempuan dalam serangan bom bunuh diri di Indonesia, menurut Sidney, sudah lama diprediksi berdasarkan temuan dari "diskusi antara perempuan ekstremis di telegram."

"Sudah jelas bahwa mereka (para wanita yang radikal) ingin peran yang lebih aktif, tidak puas hanya menjadi istri atau ibu," katanya.

Dia juga memperkirakan bahwa keterlibatan perempuan sebagai kombatan telah lama "ekstrimis didorong", tapi baru kali ini ada pembom bunuh diri potensial perempuan berjenis di Indonesia.

"Saya tidak berpikir (ada potensi pembom bunuh diri sebelumnya dalam kasus terorisme di Indonesia). Ini adalah pertama kalinya," kata Sidney.

'Petugas penjaga, jika pelaku wanita'

Sementara pakar terorisme dan mantan kepala Badan kontra-terorisme nasional (BNPT), Ansyad Mbai mengatakan, pilihan menggunakan perempuan dalam pemboman bunuh diri karena alasan 'taktis'.

"Disguise lebih baik, terutama berpakaian seperti orang Arab. Itu sangat mudah untuk menyembunyikan bom di dalam tubuh," kata Ansyad Mbai Minggu (11/12) sore.

"Dan petugas biasanya agak lengah, kendur, jika (wajah) wanita, pemeriksaan di pintu masuk lebih kendur," jelasnya, dianalisis.

Menurut dia, keterlibatan perempuan dalam kasus serangan bom di Indonesia telah terjadi.

"Ada rencana untuk membuat 'pengantin' (istilah untuk pelaku bom bunuh diri yang muncul dalam terorisme tak terduga) dari kalangan perempuan, tapi tidak sejauh persiapan sekarang," kata Ansyad Mbai.

Mengapa menargetkan istana presiden?



Agen Poker online - Polisi sejauh ini belum bisa mengkonfirmasi informasi yang mengatakan bahwa serangan bom rencana bunuh diri yang diarahkan ke Istana Presiden. Polisi kemudian hanya menyebut serangan yang menargetkan obyek vital.

Tapi, menurut Ansyad Mbai, jika informasi itu kemudian terbukti, maka untuk menyerang di istana itu menunjukkan bahwa "kualitas ancaman teror meningkat".

"Karena semua orang tahu Palace di mana presiden hidup, di mana dia bekerja, berdasarkan itu," kata Ansyad. Selain itu, sebuah bom ledak tinggi, tambahnya.Menurutnya, pelaku menargetkan serangan ke Istana Presiden untuk mengirim pesan bahwa "lebih kuat" yaitu "jika mereka lolos meledakkan (bom) di Istana, mereka mengirim pesan bahwa mereka dapat menaklukkan bangsa ini. "

Selain itu, lanjutnya, ancaman serangan direncanakan untuk pergantian shift dari pengawal presiden (Paspampres).

"Ya justru dalam prosesi (pergantian shift dari pengawal presiden) adalah simbol kesiapan pasukan di sana. Itulah apa yang mereka targetkan," katanya lebih lanjut.

Pengiriman uang dari Bahrun Naim

Dalam konferensi pers Minggu (11/12) sore, juru bicara polisi, Kombes Pol. Setiyono Awi mengatakan komplotan merencanakan serangan bom bunuh diri adalah kelompok bagian Bahrun Naim, dugaan frontman ISIS Indonesia sekarang di Suriah.

Ini sebagian didasarkan pada hasil pemeriksaan terhadap empat orang dan temuan yang tak terduga seperti bukti telegram percakapan-satu yang tak terduga, DYN, dengan Bahrun Naim.

"Pertanyaan (DYN) secara intensif berkomunikasi dengan BN (Bahrun Naim). Pertanyaannya juga menerima uang dari BN Rp1 juta melalui tersangka NS disewa hidup sehari-hari," kata Awi.

Seperti diketahui, selain menangkap DYN, polisi telah menangkap dua orang di Bekasi, NS dan AS, serta S ditangkap di Karanganyar, Jawa Tengah.

Saat ini Densus 88 tim mengejar dua buron lainnya diyakini terkait kelompok ini.

Menurut pakar terorisme Ansyad Mbai, rencana terungkapnya serangan bom bunuh diri menunjukkan bahwa kekuatan pengaruh ISIS melalui tokoh Naim Bahrun di Indonesia tersebar di sel kecil.

Radikalisasi melalui medsos

Melalui penyebaran sel-sel kecil, kata Ansyad, dilakukan setelah organisasi Jamaah Islamiyah dan organisasi lainnya berhasil ditekan oleh polisi.

"Tapi kiblat, sosok ideologi mereka, tetap panjang dalam Jemaah Islamiyah dan pemimpin Jamaah Anshorut Tauhid Abu Bakar Ba'asyir dan Aman Abdurrahman.

Melalui kehadiran ISIS, lanjutnya, maka sel-sel kecil yang berorientasi kepada pimpinan ISIS di Irak, yaitu Abubakar al-Baghdadi.

"Dan angka tua di Indonesia juga memanggil mereka untuk bergabung di sana (ISIS). Bagi mereka yang tidak mampu menyerukan jihad di negeri ini," kata Ansyad.

Agen Domino Online - Berbeda dengan pola rekrutmen lama yang didasarkan pada latar belakang atau keluarga hubungan pendidikan yang sama, pola rekrutmen terbaru yang bisa melalui media sosial.

"Bukan hanya merekrut, termasuk memberikan doktrin radikal memahaminya sehingga setiap orang yang ada hubungan dia mungkin meradikalisasi dirinya, self radikal disebut lone wolf," katanya.

Sementara itu, pakar terorisme Sidney Jones mengatakan, penangkapan empat tersangka teroris membuktikan bahwa Bahrun Naim "masih berperan."

"Saya tidak tahu persis apa perannya, tetapi melalui sosmed dan jaringan - di Solo dan Jakarta - ia telah berhasil mendorong banyak orang untuk mencoba melakukan amaliyah atau jihad," kata Sidney.

"Jadi," lanjutnya, "Saya pikir masalah terorisme masih jauh dari kelelahan di Indonesia".